CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Friday, July 25, 2008

II. PRINSIP KERJA TELEVISI


Pesawat televisi akan mengubah sinyal listrik yang di terima menjadi objek gambar utuh sesuai dengan objek yang ditranmisikan. Pada televisi hitam putih (monochrome), gambar yang di produksi akan membentuk warna gambar hitam dan putih dengan bayangan abu-abu. Pada pesawat televisi berwarna, semua warna alamiah yang telah dipisah ke dalam warna dasar R (red), G(green), dan B (blue) akan dicampur kembali pada rangkaian matriks warna untuk menghasilkan sinyal luminasi.

Selain gambar, pemancar televisi juga membawa sinyal suara yang di tranmisikan bersama sinyal gambar. Penyiaran telavisi sebenarnya menyerupai suara sistem radio tetapi mencakup gambar dan suara. Sinyal suara di pancarkan oleh modulasi frekuensi (FM) pada suatu gelombang terpisah dalam satu saluran pemancar yang sama dengan sinyal gambar. Sinyal gambar termodulasi mirip dengan sistem pemancaran radio yang telah dikenal sebelumnya. Dalam kedua kasus ini, amplitudo sebuah gelombang pembawa frekuensi radio (RF) dibuat bervariasi terhadap tegangan pemodulasi.Modulasi adalah sinyal bidang frekuensi dasar (base band).

Modulasi frekuensi (FM) digunakan pada sinyal suara untuk meminimalisasikan atau menghindari derau (noise) dan interferensi. Sinyal suara FM dalam televisi pada dasarnya sama seperti pada penyiaran radio FM tetapi ayunan frekuensi maksimumnya bukan 75khz melainkan 25 khz.
Saluran dan Standar Pemancar Televisi
Kelompok frekuensi yang di tetapkan bagi sebuah stasiun pemancar untuk tranmisi sinyalnya disebut saluran (chenel). Masing-masing mempunyai sebuah saluran 6 mhz dalam salah satu bidang frekuensi (band) yang dialokasikan untuk penyiaran televisi komersial.
VHF bidang frekuensi rendah saluran 2 sampai 6 dari 54 MHZ sampai 88 MHZ.
VHF bidang frekuensi tinggi saluran 7 sampai 13 dari 174 MHZ sampai 216 MHZ.
UHF saluran 14 sampai 83 dari 470 MHZ sampai 890 MHZ.
Sebagai contoh, saluran 3 disiarkan pada 60 MHZ sampai 66 MHZ. Sinyal pembawa RF untuk gambar dan suara keduanya termasuk di dalam tiap saluran tersebut.


b.JENIS-JENIS SISTEM TELEVISI


Sistem pemancar televisi yang kita kenal di antaranya:

NTSC (National Television System Committee)
PAL (Phases Alternating Line)
SECAM (Sequential Couleur a Memorie)
PALB
NTSC (National Television System Committee) digunakan di Amerika Serikat, sistem PAL (Phases Alternating Line) di gunakan di Inggris, sistem SECAM (Sequential Couleur a Memorie) digunakan di Perancis. Sementara itu, Indonesia sendiri menggunakan sistem PALB. Hal yang membedakan sistem tersebut adalah format gambar, jarak frekuensi pembawa dan pembawa suara.

III. Standar TV Dunia



Patut diperhatikan bahwa standar system TV analog terrestrial kita adalah standar system PAL yang merupakan standar Eropa. Kebanyakan negara Asia Pasifik (kecuali Jepang) telah menggunakan standar PAL untuk standar TV analog terrestrial. Beberapa negara Asia Pasifik yang telah mulai menerapkan TV digital seperti Singapura dan Australia menggunakan teknologi DVB-T (Digital Video Broadcasting Terrestrial) yang merupakan standar Eropa.

Selain standar Eropa (DVB-T), untuk TV digital terdapat pula standar TV digital dari Jepang (DTTB) dan Amerika (ATSC). Hal ini merupakan kelanjutan dari tiga standar TV analog, yaitu PAL (Eropa), NTSC (Amerika) dan SECAM (Jepang). Walaupun demikian saat ini terdapat usaha-usaha dari negara-negara tersebut untuk menstandarisasikan teknologi TV digital, sehingga antar ketiga standar tersebut terdapat beberapa kesamaan, dan diharapkan memudahkan untuk diproduksi secara masal dan akhirnya membuat harga produksi menjadi murah.

Pemilihan standar sangatlah esensial bagi setiap negara. Kita ingat pengalaman buruk saat standar video "Betamax" beberapa tahun yang lalu, yang ternyata hanya digunakan di Indonesia saja. Sedangkan negara lain menggunakan standar "VHS". Lambat laun teknologi "Betamax" jauh tertinggal dibandingkan dengan teknologi "VHS", dan akhirnya mati. Sehingga sulit saat ini kita mendapatkan produk video standar "Betamax" di pasaran. Berapa kerugian yang dialami masyarakat Indonesia yang telah membeli video "Betamax" ? Apakah anda termasuk ? Kita tidak ingin mengulangi pengalaman seperti itu lagi. Pemilihan standar TV digital harus dilakukan secara hati-hati, melibatkan berbagai pihak, dan kalau bisa harus menjadi konsensus nasional.

Sistem Pemancar TV Digital

Di seluruh dunia ada 3 standar TV Digital yaitu DTV (Digital Television, standar di USA), DVB-T (Digital Video Broadcasting Terrestrial, standar di Eropa) dan ISDB-T (Integrated Services Digital Broadcasting Terrestrial, standar di Jepang). Semua standar di atas berbasiskan OFDM dengan error correcting code reed Solomon dan/atau convolutional coding dan audio codingnya adalah MPEG-2 Audio AAC untuk ISDB-T dan DTV dan MPEG-1 layer2 untuk DVB-T.

Lagi-lagi Jepang membuat standar sendiri dalam hal TV Digital ini, sama seperti yang mereka lakukan pada September 2005 lalu di Jerman (saat itu Jepang diberi kesempatan untuk mempresentasikannya setelah USA dan Eropa, IEEE PIMRC2005), bahwa Jepang juga ingin membuat standar sendiri untuk sistem komunikasi terbaru yaitu UWB (Ultra Wide Band) dengan pusat Riset saat ini di Yokohama.

Dibandingkan dengan DTV dan DVB-T, ISDB-Tnya Jepang dikabarkan sangat fleksibel dan banyak punya kelebihan terutama pada untuk penerima yang bergerak (mobile reception) atau boleh kita katakan bahwa ISDB-T lebih tahan terhadap efek Doppler. ISDB-T yang merupakan satu dari dua saudaranya yaitu ISDB-S (untuk transmisi lewat kabel) dan ISDB-S (untuk satelit), juga bisa diaplikasikan pada sistem dengan bandwidth 6,7MHz dan 8MHz.

Fleksibilitas ISDB-T bisa kita lihat juga dari mode yang dipakai yaitu mode 1 untuk aplikasi mobile SDTV, mode 2 untuk aplikasi penerima yang mobile dan fixed HDTV/SDTV dan Mode 3 untuk yang khusus penerima fixed HDTV/SDTV. Semua data modulasi fleksible untuk QPSK dan 16QAM atau 64QAM. Kemudian perubahan mode ini bisa diatur melalui apa yang disebut TMCC (Transmission and Multiplexing Configuration Control).

Setelah menikmati HDTV, Anda tidak mudah berpaling lagi darinya. Workshop ini akan menunjukkan bagaimana cara menyimpan film cerita HD pada DVD.

Image

Masa depan sudah dimulai. Standar baru televisi HD (High Definition) memberi warna-warna matang dan gambar sangat tajam dalam kualitas yang belum pernah tercapai sebelumnya. Bidang gambarnya saja lima kali lebih besar dibandingkan DVD: Dari 720x675 menjadi 1.920x1.080. Anda tidak perlu lagi pergi ke bioskop, karena HDTV membawa kemegahan film layar lebar ke ruang duduk Anda.

Di Amerika, HDTV telah lama menjadi keseharian, sementara di Eropa format ini baru mulai populer. Stasiun Pro7 telah menayangkan beberapa film top seperti Spiderman, Panic Room, dan Men in Black 2 dalam HDTV 1080i/50 (1.920 x 1.080) melalui satelit Astra dengan tata suara Dolby 5.1.

Namun, hadirnya program-program HDTV yang baru ini menimbulkan tuntutan lebih kepada pengguna. Tuntutan pertama datang dari masalah penyimpanan. Pada HDTV digunakan codec MPEG-2 untuk reduksi data sehingga 2 jam rekaman harus menyita tempat 20 GB di hard disk. Akibatnya, untuk menghemat tempat Anda perlu menurunkan resolusi—sedapat mungkin tanpa mengorbankan kualitas HDTV-nya.

Tuntutan kedua menyangkut playback MPEG-2. Dengan bitrate yang mencapai 20 Mbit/detik, dibutuhkan PC yang 'kuat' untuk memutar film dengan lancar. Sistem uji 3 GHz di CHIP Test Center terbebani hingga 80%. Solusinya adalah menggunakan codec yang lebih efisien, misalnya XviD—film sepanjang 2 jam dapat dimuat pada sekeping DVD-5.

Penurunan resolusi ke 720p (1.280 x 720, 25 gambar penuh) masih mengikuti standar HDTV, tetapi sudah dapat dimainkan dengan lancar pada sistem PC yang kurang 'kuat'. Selain itu, dengan setting yang tepat, hasil konversi juga dapat dimainkan pada semua perangkat HDTV yang kompatibel DivX, misalnya pada Pinnacle Showcenter yang baru.

Cukup jauh langkah yang harus ditempuh untuk memiliki arsip film HDTV pada sekeping DVD-5. Sampai saat ini, belum ada solusi sederhana untuk itu. Namun demikian, Anda tak perlu hilang semangat. Dalam workshop ini CHIP akan menjelaskan secara rinci langkah-langkah yang perlu dilakukan agar dapat mengarsip film HDTV tanpa masalah. Dalam workshop ini, CHIP menggunakan film Spiderman sebagai kelinci percobaan

Televisi resolusi tinggi atau high-definition television (HDTV) adalah standar televisi digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV biasa 4:3) dan surround-sound 5.1 Dolby Digital. Ia memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari standar lama. Penonton melihat gambar berkontur jelas dan dengan warna-warna matang. HDTV memiliki jumlah pixel hingga 5 kali standar analog PAL yang digunakan di Indonesia.

Dikutip dari ristek.go.id

IV. Ilustrasi proses alir kerja pemancar TV

Secara umum teknik pita spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital sehingga tidak perlu ada perubahan pita alokasi baik VHF maupun UHF. Sedangkan lebar pita frekuensi yang digunakan untuk analog dan digital berbanding 1 : 6 artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital dengan lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplek dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda tentunya. Dengan demikian teknologi digital jelas lebih efisien dalam pemanfaatan spektrum. Namun demikian trend yang ada yaitu satu penyelenggara televisi digital meminta spektrum dalam jumlah yang cukup besar artinya tidak cukup hanya 1 (satu) kanal carrier melainkan lebih. Karena dalam penyelenggaraannya nanti penyelenggara hanya akan berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan yaitu untuk mentransfer program dari stasiun-stasiun televisi lain yang ada di dunia menjadi satu paket layanan sebagaimana penyelenggaraan televisi kabel berlangganan yang ada saat ini.

Frekuensi TV digital terrestrial sama dengan frekuensi TV analog terrestrial yang ada dewasa ini, yaitu kanal VHF dan UHF. Menarik untuk disimak bahwa pada alokasi frekuensi tersebut 170
230 MHz dan 470 890 MHz sebetulnya alokasi frekuensi yang telah diberlakukan I.T.U untuk Region 3 (Asia Pasifik) tidak eksklusif untuk penyiaran, melainkan untuk : Fixed, Mobile dan Broadcasting. Padahal servis yang dapat ditawarkan oleh TV digital selain TV siaran, juga internet, komunikasi data, bahkan voice teleponipun bisa, mengingat kemampuan komunikasi duplex (dua arah) pun dapat dilakukan pada teknologi TV digital ini. Sehingga jika ada pihak-pihak yang menganggap frekuensi penyiaran dapat dipisah dengan frekuensi telekomunikasi, fenomena TV digital mementahkan anggapan tersebut. Fenomena TV digital merupakan salah satu contoh konvergensi antara Teknologi Informasi, Telekomunikasi dan Penyiaran.

Di negara-negara Eropa, kebutuhan jaringan akses penyiaran telah banyak dilakukan oleh TV satelit dan jaringan TV kabel yang relatif mempunyai jumlah kanal yang jauh lebih banyak dibandingkan TV analog terrestrial biasa. Dengan rencana transisi TV analog menjadi TV digital dalam jangka waktu yang telah disepakati, dan penambahan jumlah kanal TV dalam teknologi TV digital, maka negara Eropa merencanakan pula untukmenggunakan sebagian kanal frekuensi TV analog di UHF untuk menjadi "extention band" dari IMT-2000. Apalagi hal ini telah diperkuat oleh keputusan dari WRC-2000, Istanbul-Turki, yang membuka kesempatan negara-negara di seluruh dunia untuk memilih pita frekuensi 806
960 MHz, 1710 1880 MHz dan 2520 2670 MHz sebagai "extention band" dari IMT-2000.

Oleh karena itu untuk antisipasi meningkatnya permohonan penyelenggaraan televisi dimasa depan dan agar lebih efisien maka dapat ditempuh suatu terobosan suatu kebijakan dalam pemanfaatan spektrum frekuensi, misalkan penyelenggara televisi digital hanya berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital, sedangkan programnya dapat diselenggarakan oleh operator yang khusus menyelenggarakan jasa program televisi digital (operator lain). Dari aspek regulasi akan terdapat ijin penyelenggara jaringan dan ijin penyelenggara jasa sehingga dapat menampung sekian banyak perusahaan baru yang akan bergerak dibidang penyelenggaraan televisi digital. Dengan demikian akan dapat dihindari adanya monopoli penyelenggaraan televisi digital di Indonesia
.

Dikutip dari ristek.go.id

[+/-] Selengkapnya...

Thursday, June 12, 2008

Like a superstar

Let me hear you scream if you want some more
Like ah
Push it, push it
Watch me work it
I’m perfect

Thats right I’m a superstar
Everybody wanna come up when I’m at the bar
All the people wanna try
Its like give me some more
Try a little harder honey
Give me some more
Lets go I’m a superstar
Getting busy with the boys hanging at the bar
Everybody come across ’cause they all want me
You all knew when you saw me
I like how you look, baby call me

{2X}1 2 3 4
Let me hear you scream if you want some more
Like ah
Push it, push it
Watch me work it
I’m perfect

Check it out now
{2X}The look, the lips, the hips, the tits
The hair, the eyes, the skin, the waist
You can see what i can do on this microphone
So guess what i’m gonna do to you at home

Perfection haha!

1 2 3 4

{2X}1 2 3 4

Let me hear you scream if you want some more
Like ahPush it, push it
Watch me work itI
’m perfect

Perfect, perfect, perfect, I’m perfect

1 2 3 44 3 2 11 2 3 44 3 2 1

1 2 3 4Let me hear you scream if you want some more
Like ahPush it, push it
Watch me work itI’m perfect

dikutip dari gudanglagu.com

[+/-] Selengkapnya...

Wednesday, June 4, 2008

Film Magazin

Magazin adalah tempat menyimpan film. Prinsipnya mengambil tugas darkroom. Film aman di dalamnya. Magazin memasok dan menyimpan film setelah dicahayai.

Kamera Film atau motion picture camera dipakai untuk memotret gambar satu persatu dengan kecepatan yang teratur. Pemotretan yang dimaksud mempunyai prosedural sama dengan cara yang dilakukan oleh kamera still foto. Perbedaannya adalah pada hasil di mana foto dilihat sebagai barang cetakan tapi dalam bentuk proyeksi ke layar.Pemotretan dengan kecepatan teratur diberdayakan untuk proyeksi. Misalnya gambar bergerk normal jika dipotret sebanyak 24 gambar per detik. Jika kurang atau lebih kecepatannya yang didapat adalah gerak tak normal.Gambar yang diputar berurutan menghasilkan ilusi akibat kerja kamera yang pada prinsipnya berhubungan dengan persistence of vision dan intermittent movement.Pilih menu berikut untuk mengerti bagaimana prinsip kerja kamera film:A. Prinsip KerjaB. Intermittent MovementC. Persistence of VisionA. Prinsip KerjaPrinsip kerja kamera film itu dibangun oleh mekanisme yang disebut intermittent movement. Sebelumnya perlu dijelaskan beberapa pengertian menyangkut bagian dari mekanisme agar lebih mudah mengetahui prinsip kerja kamera film.

2. Label Film
Label film adalah Penamaan atau simbol dari suatu filmPengertian indie label sering ditolakbelakangkan dengan major label. Di Amerika, grup indie memang lahir dari perlawanan terhadap perusahaan rekaman yang masuk dalam kategori besar atau major, semisal Sony BMG, Paramount, ABC, dan lain-lain.
Dengan kata lain, indie adalah melawan arus besar. Tapi pengertian indie juga digunakan oleh orang-orang film. Yang tidak terdengar menggunakan istilah indie adalah seni teater, sastra, tari, seni rupa.
Musik dan film memang lebih dekat dengan industri, dalam pengertian mendikte secara ekonomi, snobistik dan epigonistik. Dilihat dari sisi ini, indie mengandung pengertian independensi atau tidak mau didikte oleh selera pasar.

[+/-] Selengkapnya...

Sunday, May 4, 2008

PANASONIC MD 10000 CAMERA

  1. Menu – Menu pada Kamera Panasonic MD 10000, antara lain :

1) BASIC

· Date / Time

- Off

- D / T

- Date

2) ADUANCE

· Blank Search

· Rec SPEED

- Long Play ( LP )

- Short Play ( SP )

· Rec STDBY

· Rec DATA

· REPEAT PLAY

3) SET UP

· 12 BIT Audio

- ST 1

- ST 2

· Audio Out

- Stereo

- L

- R

· Display

- On

- Off

· Remot

- Off

- VCR 1

- VCR 2

· LCD Set

- Yes

- No

4) LANGUAGE

· English

· Jepang

· Iran

· China

· Arab

· Espanyol

  1. Langkah membersihkan head Kamera Panasonic MD 10000, yaitu :

· Sediakan kaset mini DV cleaner

· Masukkan kaset tersebut ke dalam kamera yang akan dibersihkan

· Rewind terlebih dahulu, kemudian di play

· Tunggu sampai proses cleaning selesai

· Setelah selesai stop dan ambil kaset cleaner

  1. Zoom yang ada dalam Kamera Panasonic MD 10000 :

· 500 X digital ZOOM

· 10 X optical Zoom

  1. Ada 7 konektor yang dapat terhubung dengan Kamera Panasonic MD 10000, antara lain:

· Port DV

· Port Audio – Video – Video

· Port Audio – Video – Audio – L

· Port Audio – Video – Audio – R

· Port S Video

· Port Speaker Input

· Port Speaker Output

  1. Memasukkan kaset mini DV ke Kamera Panasonic MD 10000, yang benar, yaitu:

· Periksa kaset dalam keadaan bersih

· Tekan dan tarik tombol push pada kamera

· Tunggu sampai benar – benar terbuka

· Masukkan kaset mini DV ke dalam kamera ( pemasangan jangan sampai terbalik )

· Tunggu sampai kaset masuk seutuhnya

· Tutup kembali seperti semula

[+/-] Selengkapnya...

Monday, April 28, 2008

ronaldo bgt











[+/-] Selengkapnya...

Friday, April 25, 2008

Kategori Desain GrafisSecara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.2. Web Desain: desain untuk halaman web.3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
Program Pengolah GrafisOleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.
1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:- Adobe FrameMaker- Adobe In Design- Adobe PageMaker- Corel Ventura- Microsoft Publisher- Quark Xpress
2. Aplikasi Pengolah Vektor/GarisProgram yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:- Adobe Illustrator- Beneba Canvas- CorelDraw- Macromedia Freehand- Metacreations Expression- Micrografx Designer
3. Aplikasi Pengolah Pixel/GambarProgram yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggapa sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik.Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:- Adobe Photoshop- Corel Photo Paint- Macromedia Xres- Metacreations Painter- Metacreations Live Picture- Micrografx Picture Publisher- Microsoft Photo Editor- QFX- Wright Image
4. Aplikasi Pengolah Film/VideoProgram yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:- Adobe After Effect- Power Director- Show Biz DVD- Ulead Video Studio- Element Premier- Easy Media Creator- Pinnacle Studio Plus- WinDVD Creater- Nero Ultra Edition
5. Aplikasi Pengolah MultimediaProgram yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik.Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:- Macromedia- Macromedia Authorware- Macromedia Director- Macromedia Flash- Multimedia Builder- Ezedia- Hyper Studio- Ovation Studio Pro- Macromedia Director- Macromedia Flash- Multimedia Builder- Ezedia- Hyper Studio- Ovation Studio Pro
Comments (0)

-->
Design Grafis 11:02 am
Manfaat Flash
Dengan corak fitur yang lengkap dalam Flash, Anda dapat menciptakan banyak jensi aplikasi. Berikut adalah contoh beberapa macam hasil output dari aplikasi Macromedia Flash.
Animasi. Di sini termasuk iklan banner, kartu ucapan online, kartun, dan lain-lain. Beberapa tipe lain dari aplikasi Flash menambahkan unsur animasi secara baik.
Games. Banyak game (permainan) yang dibangun menggunakan Flash. Game kadang-kadang kombinasikan antara kemampuan animasi Flash dengan kemampuan logika ActionScipt.
Alat Penghubung Pengguna. Banyak perancang website menggunakan Flash untuk merancang alat pengubung pengguna. Alat penghubung termasuk navigasi sederhana sama seperti beberapa alat penghubung secara kompleks. Anda dapat melihat beberapa contoh navigasi yang dibuat menggunakan Flash di situs http://macromedia.com.
Area Pesan Fleksibel. Di sini adalah sebuah area dalam halaman website yang dirancang untuk menampilkan informasi yang memungkinkan periobahan waktu. Sebuah flexible messaging area (FMA) pada sebuah website restoran mungkin menampikan informasi tentang menu khusus setuap hari secara berbeda. Anda dapat melihat contoh sebuah FMA pada situs http://macromedia.com.
Kaya Aplikasi Internet. Di sini meliputi suatu spektrum aplikasi luas yang menyediakan sebuah kaya alat penghubung pengguna untuk menampilkan dan mengontrol manipulasi penyimpanan data di internet. Sebuah aplikasi Internet kaya dapat menjadi sebuah aplikasi kalender, aplikasi pencari harga, sebuah katalog belanja, sebuah aplikasi pendidikan dan ujian, atau aplikasi lain yang menghadirkan pengotrol data dengan grafik kaya alat penghubung.

dikutip dari har3165.blogsome.com

[+/-] Selengkapnya...

Monday, April 21, 2008

gimana!

gimana nich ! buat MU terus semangat yaaaaaaaaaaaaah! capai trifi champion ligue and premiershipnya . cayyo MU lovers

[+/-] Selengkapnya...